BMKG Menyatakan Adanya Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Petir, Terjang Mayoritas Wilayah Indonesia

- 10 Juni 2024, 14:03 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi adanya hujan lebat yang disertai angin kencang, kilat, dan petir berpotensi menerjang mayoritas wilayah di Indonesia pada hari ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi adanya hujan lebat yang disertai angin kencang, kilat, dan petir berpotensi menerjang mayoritas wilayah di Indonesia pada hari ini. /Foto ANTARA/

SuaraLamaholot.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi adanya hujan lebat yang disertai angin kencang, kilat, dan petir berpotensi menerjang mayoritas wilayah di Indonesia pada hari ini.

Berdasarkan laman resmi BMKG di Jakarta, Senin 10 Juni 2024 wilayah yang berpotensi terdampak terjangan tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Tengah, dan Bali.  

Kemudian Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.  

Baca Juga: Alami Peningkatan Status ke Level III, PVMBG Tambah Jarak Bahaya Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur NTT

Deputi Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan timnya mendapati potensi hujan di sejumlah wilayah Indonesia yang masih tinggi setidaknya hingga bulan September meski juga sudah mulai memasuki musim kemarau.  

Hal tersebut terjadi karena adanya beberapa dinamika atmosfer yang masih aktif di wilayah Indonesia, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang ekuatorial Rossby, Kelvin, hingga pola sirkulasi siklonik serta potensi pembentukan daerah belokan dan perlambatan angin.   

Baca Juga: Status Gunung Api Lewotobi Laki-Laki Naik Level III, Ada Pijaran Api hingga Disebut Masuk Fase Efusif!

Tentunya kondisi ini bisa menimbulkan dampak cuaca ekstrem kebencanaan hidrometeorologi yang meliputi banjir, banjir bandang, banjir lahar hujan, tanah longsor dan seterusnya meski pun di saat yang bersamaan Indonesia mulai dilanda musim kemarau yaitu Juni-September 2024.

Baca Juga: Danau Kawah I di Gunung Kelimutu Kabupaten Ende Flores NTT Berubah Warna Cokelat, Begini Penjelasan BGKESDM

Oleh karena itu, BMKG pun meminta masyarakat untuk selalu update informasi melalui kanal resmi infoBMKG dan menghindari berita hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.***

Editor: Yustinus Boro Huko


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah