Jelang Pilkada 2024, Anak Muda Papua Dirikan Partai Kasih, Berikut Visi dan Misinya

- 25 Juni 2024, 11:02 WIB
Pemuda Papua mendeklarasikan pembentukan Partai Kasih menjelang Pilkada guna eksistensi politik wilayah Indonesia bagian barat, Minggu (23/6/2024)/Foto: Istimewa
Pemuda Papua mendeklarasikan pembentukan Partai Kasih menjelang Pilkada guna eksistensi politik wilayah Indonesia bagian barat, Minggu (23/6/2024)/Foto: Istimewa /

SuaraLamaholot - Para pemuda Papua mendirikan partai politik (parpol) nasional dengan nama 'Kasih' menjelang perhelatan Pilkada serentak 2024. Tujuannya menambah eksistensi masyarakat wilayah timur, karena selama ini hanya didominasi wilayah barat dan tengah.

"Kami anak muda Indonesia yang berasal dari Papua mendirikan parpol nasional bernama Partai Kasih. Parpol ini merupakan terjemahan dari Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika," ujar M Yunus Kudiai, Ketua Partai Kasih, Minggu 23 Juni 2024.

Menurut Yunus, Partai Kasih didirikannya, karena Papua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga pemuda Papua juga mempunyai hak untuk berpolitik di Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Peringkat Pertama Polisi Terkorup di Asia Tenggara

"Kami juga menilai bahwa parpol selama

ini hanya ada di Indonesia bagian Barat dan bagian Tengah saja. Sedangkan di Indonesia bagian Timur, belum ada parpol nasional," ucapnya.

Baca Juga: Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, BNN NTT Deklarasi Masyarakat Pesisir Cegah Peredaran Narkoba

Dia mengaku, Partai Kasih sendiri memiliki visi dan misi yang bertujuan untuk memberantas kemiskinan di Indonesia.

 "Visi melalui kemurahan hati, menembus perbedaan bagi sesama anak bangsa Indonesia, mewujudkan Indonesia yang sejahtera," kata Yunus.

Baca Juga: Pemkab Belu di NTT Raih Penghargaan Eliminasi Malaria dari Kemenkes

Sedangkan misinya, sambung Yunus, diantaranya memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga, karena maju mundurnya suatu bangsa sangat tergantung kepada kehidupan keluarga itu sendiri. Membuka lapangan kerja bagi yang putus sekolah.

"Memperjuangkan hak-hak sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, memberikan pekerjaan bagi fakir miskin, bakti sosial, pondok pesantren, panti

asuhan dan panti jompo. Lalu memperjuangkan hak beasiswa dalam maupun luar negeri," ujar tokoh pemuda asal Nabire itu.***

Editor: Emanuel Bataona

Sumber: RRI


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah